Pemdes Pager, (29-04-2026) - Suasana religius dirumah Kepala Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo sejak fajar menyingsing. Dalam rangka memperingati rangkaian acara tahunan Bersih Desa (Grebeg Selo) Tahun 2026, Pemerintah Desa Pager menggelar prosesi Khotaman Al-Qur’an dan akan dilanjutkan nanti malam dengan tradisi doa bersama atau Tumpengan.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol rasa syukur sekaligus permohonan keselamatan bagi seluruh warga desa agar dijauhkan dari marabahaya dan dilimpahi keberkahan.
Pagi Hingga Petang: Khotaman Al-Qur'an
Sejak pukul 06.00 WIB, Rumah Kepala Desa Pager Suara lantunan ayat-ayat suci bergema syahdu, memecah kesibukan warga yang mulai beraktivitas.
-
Sesi Pagi: Dimulai dengan pembukaan oleh Kepala Desa Pager dan jajaran perangkat desa.
-
Sesi Siang: Khotaman terus berlangsung secara estafet, mencakup 30 juz Al-Qur'an.
-
Sesi Petang: Nanti Menjelang maghrib, prosesi khotaman ditutup dengan doa Khatmil Qur'an, memohon agar cahaya Al-Qur’an senantiasa menerangi langkah masyarakat Desa Pager setahun ke depan.
Malam Puncak: Tradisi Tumpengan (Doa Bersama)
Setelah kumandang adzan Isya, Ratusan warga datang berbondong-bondong membawa tumpeng dan ambengan sebagai wujud sedekah bumi.Acara yang dikenal dengan istilah Tumpengan (Selan) ini merupakan inti dari spiritualitas "Bersih Desa". Dalam balutan tradisi Jawa yang kental namun tetap bernapaskan Islami, warga duduk bersila melingkari tumpeng-tumpeng yang telah disiapkan.
"Kegiatan Khotaman dan Tumpengan ini adalah fondasi spiritual kita. Sebelum kita merayakan keramaian Grebeg Selo dengan berbagai hiburan, kita wajib bersimpuh dulu kepada Sang Pencipta," ujar Bpk. Hadi Suryanto, SE. (Sekdes Desa Pager).
Agenda Malam Tumpengan meliputi:
-
Pembacaan Tahlil dan Tahmid: Mengirim doa untuk para leluhur dan pembuka desa (punden).
-
Ujungan (Ikrar Hajat): Penjelasan maksud dan tujuan acara dalam bahasa Jawa halus.
-
Doa Bersama: Memohon keberkahan panen, kesehatan warga, dan kemajuan Desa Pager.
-
Kembul Bujana: Makan bersama sebagai simbol kerukunan dan persatuan antarwarga.
Menyongsong Grebeg Selo 2026
Rangkaian Khotaman dan Tumpengan ini menjadi pembuka jalan bagi kemeriahan acara Grebeg Selo Pager 2026 berikutnya. Dengan batin yang sudah "bersih" melalui doa, masyarakat siap menyambut rangkaian acara budaya, seni, dan hiburan rakyat yang akan digelar pada hari-hari mendatang.
Pemerintah Desa Pager berharap, melalui sinergi antara nilai religius dan pelestarian budaya ini, Desa Pager semakin solid, mandiri, dan berbudaya.